KINI ADA GUNUNG EMAS DIJAWA MILIK INDONESIA

Selama ini banyak orang berpikir bahwa Papua menjadi daerah dengan tambang paling banyak di Indonesia. Namun kini, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kawasan Gresik di Pantai Utara Jawa akan menjadi pusat pengolahan konsentrat tembaga dan emas yang dihasilkan dari 'Gunung Emas' di Papua.

Gunung emas ini bernama Blok Wabu, bekas lahan tambang PT Freeport Indonesia yang telah dikembalikan kepada pemerintah.

Gunung emas ini bisa menjadi salah satu sumber "harta karun" tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya, jumlah sumber daya emas yang ada di blok ini tak main-main, yakni mencapai 8,1 juta ons.

MIND ID mencatat, Potensi nilai sumber daya emas di blok ini mencapai sekitar Rp 221,7 triliun


Ada puluhan ton emas murni yang bisa dihasilkan di kawasan ini melalui smelter di pusat pengolahan tembaga dan emas milik Freeport yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

KEK Gresik terletak di kabupaten Gresik provinsi Jawa Timur yang menghadap ke selat Madura, KEK Gresik memiliki keunggulan geografis berupa adanya pulau Madura sebagai natural break water yang menjadikan KEK Gresik sebagai Kawasan industry yang bebas tsunami dan gempa.

Berdasarkan data KEK, kapasitas smelter yang dibangun ini akan  mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahunnya.

ini bisa menjadi substitusi impor emas yang dilakukan oleh ANTAM. Keberadaan PTFI diharapkan akan menjadi daya tarik bagi industri-industri lain dan industri turunan tembaga untuk berinvestasi di KEK Gresik.

Saat peresmian groundbreaking smelter Presiden Jokowi mengatakan Indonesia memiliki cadangan tembaga yang sangat besar, masuk kategori 7 negara yang cadangan tembaga terbesar di dunia.